PONDASI MEMBANGUN EKOSISTEM KELUARGA YANG BERKUALITAS DARI KACA MATA SEORANG ANAK

Ketika Rudolf Kerkhoven mencapai puncak kejayaanya, nasib naas keluarganyapun tidak dapat di pungkiri. Asset yang begitu berlimpah atas keberhasilan membangun Gambung melalui perkebunan teh tidak menjadikan Istri tercintanya; anak gubernur Daendels beserta putra-putrinya hidup makmur dan sejahtera. Lebih pahitnya, kematian mereka bersusulan. Bukan atas perlakuan orang jahat, namun kerangkeng pola hidup keluarga yang timpang membuat …

Perkenalan yang Asing

Sempat beberapa kali terdiam dan merenung atas nasib yang tidak sama sekali menunjukan mimpi. Lagi-lagi perjalanan kerap kali menjadi pelarian untuk sekedar mengobati kegundahan hati. Bersyukurnya perjalanan tampak arah. Aku diminta untuk menjadi penelusur jejak manusia yang katanya cukup ekstrim. Meskipun sebenarnya takut, namun rasa takut akan kegundahan hati lebih ber api-api.  Kereta mengantarkan kami …

Coklat dan Kopi

Ketika mengunjungi salah satu kedai kopi, tidak sengaja melihat kata-kata yang tertulis lengkap dengan mural lukisan wajah sang penyairnya, begini katanya “kopi itu sangat sederhana, yang tidak sederhana hanya tafsirannya”   Tentu kutipan diatas merupakan adaptasi dari pemikiran pram yang disebutnya di dalam salah satu buku tetraloginya, begini aslinya “hidup itu sungguh sederhana, yang hebat …

Sayangnya Bayang Bayang

Iri sekali dengan bayangan. Setiap kali aku berkeringat ia tidak sesekali mengucurkan keringat, padahal sama-sama melangkah menuju tempat jemputan yang ditutup rapat dengan tralis besi…  Hey! itulah asrama, tempat dimana para manusia menitipkan manusia kepada manusia. Bukannya manusia hanya patut menitipkan dirinya kepada tuhan? Dan tuntutan sosial tentang manusia-pun ahirnya digantungkan kepada tuhan? Kesal! bayangan …

Pertemuan yang Asing

Meninggalkan pekerjaan memang hal yang salah, bekerja dalam penuh kepenatan juga hal yang salah, ah sudahlah ini bukan zaman penjajahan! Kuputuskan untuk menghela nafas sejenak dan menunggu jadwal kereta tiba bersama dinginnya malam dipelataran masjid kampus yang sudah lama tidak aku kunjungi, memang masjid adalah rumah. Sejujurnya ini adalah perjalanan pertama lintas kota dengan menggunakan …

Perwis kereta dan Lingkaran tawa penumpang cilik

Kereta cibatuan membawaku melaju mengantarkan adik ke-2 ku yang hendak mengikuti rangkaian Masa Orientasi Siswa (MOS) pada tanggal 10 juli kemarin. Tak lama sampai dirumah, aku kembali pamit karena kereta cibatuan kembali menuju Bandung hanya berselang satu jam dari pemutaran balik statsiun Purwakarta menuju statsiun Plered. Melihat penumpang yang naik dari statsiun Plered mayoritas ibu …

Design a site like this with WordPress.com
Get started